Macam macam mukjizat

MACAM-MACAM MUKJIZAT
Mukjizat “hissi” ialah yang dapat dicapai oleh panca indera. Bersifat material indrawi, sekaligus terbatas pada lokasi tempat mereka berada, dan berakhir ketika mereka wafat. Mukjizat ini sengaja ditunjukkan atau diperlihatkan pada manusia biasa, yakni mereka yang tidak biasa menggunakan kecerdasan pikirannya, yang tidak cakap pandangan hatinya dan yang rendah budi dan perasaannya. Di dalam al-Quran banyak digambarkan mengenai mukjizat-mukjizat yang diberikan kepada nabi dan rasul terdahulu, diantaranya adalah:
Mukjizat nabi nuh
Mukjzat nabi nuh berupa kemampuan untuk membuat kapal yang sangat besar untuk menampung dan menyelamatkan kaum beriman dari banjir ygsangat besar, padahal saat itu sama sekali belum dikenal cara pembuatan kapal. Allah SWT. Berfirman dalamQ.S. Hud;37-38 yang artinya “ dan buatlah kapal itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu kami, dan janganlah engkau bicarakan dengan aku tentang orang-orang zalim. Sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan. Dan mulailah dia (Nuh) membuat kapal. Setiap kali pemimpin kaumnya berjalan melewatinya, mereka mengejeknya. Dia (Nuh) berkata, jikakamu mengejek kami,maka kami pun akan mengejekmu sebagaimana kamu mengejek kami”.
Mukjizat nabi ibrahim
Mu’jizat Nabi Ibrahim As. berupa keistimewaan tidak hangus dibakar dalam api oleh raja Namrud. Hal ini digambarkan dalam QS. an-Anbiya’: 68-69 , yang artinya ”Bakarlah dia dan bantulah tuhan-tuhan kamu, jika kamu benarbenar hendak berbuat.” Kami (Allah) berfirman, ”Wahai api! Jadilah kamu dingin, dan penyelamat bagi Ibrahim!”
Mu’jizat Nabi Musa As.
Mu’jizat Nabi Musa As. yaitu berupa tongkat yang dapat berubah menjadi ular besar untuk mengalahkan tukang-tukang sihir Fir’aun yang menyihir tali menjadi ular-ular kecil. Di samping itu tongkat beliau tersebut juga bisa menimbulkan 12 sumber mata air yang memancar ketika dipukulkan kepada sebuah batu pada saat beliau memohon air minum untuk kaumnya sebanyak 12 suku. Sebagaimana digambarkan dalam QS. al-A’raf : 107 yang artinya “ Lalu (Musa) melemparkan tongkatnya, tiba-tiba tongkat itu menjadi ular besar yang sebenarnya.” Dan Q.S. al-Baqarah : 60 yang artinya “Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berϔirman, ”Pukullah batu itu dengan tongkatmu!” Maka memancarlah daripadanya dua belas mata air. Setiap suku telah mengetahui tempat minumnya (masing-masing). Makan dan minumlah dari rezeki (yang diberikan) Allah, dan janganlah kamu melakukan kejahatan di bumi dengan berbuat kerusakan”.
Dan masih banyak lagi mukjizat-mukjizat nabi dan rasul terdahulu.
Mukjizat ma’nawi ialah mukjizat yang tidak mungkin dapat dicapai dengan kekuatan panca indera. Tetapi harus dicapai dengan kekuatan “aqli” atau dengan kecerdasan pikiran. Sifatnya bukan indrawi atau material akan tetapi dapat dipahami akal, karena sifatnya yang demikian, ia tidak dibatasi oleh suatu tempat atau masa tertentu. Al-Quran merupakan satu-satunya mukjizat ma’nawi yang hanya diberikan oleh rasulullah yang tidak dimiliki oleh para nabi sebelum nabi muhammad SAW. Al-quran adalah mukjizat terbesar yang berlaku kekal sampai akhir zaman.

Diterbitkan oleh rismadeim

Hobby pedas

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai